Kita Bisa Karena Mau dan Sungguh-Sungguh

I feel amazing in my everymoment!

Kamis, 27 Mei 2010

by : Thia Utami, S.P.

Hari ini bisa dibilang hari terakhir kegiatan belajar mengajar di SDIT Al Muhajirin. Khususnya di kelas 3 Zubair ini, saya dan asisten saya Alhamdulillah saling mengingatkan untuk menyampaikan dan menyempatkan diri mengingatkan hal-hal menjelang UKK Senin ini.

Hari ini pula kami mengadakan latihan ulangan Matematika dan membahas minggu PR yang cukup padat juga buat kami semua. Alhamdulillah rangkuman juga sudah kami berikan dan Alhamdulillah pula mereka telah terima semuanya. Buku-buku juga telah mereka bawa pulang. Loker lumayan bersih (meskipun belum total bersih).

Bicara mengenai ulangan atau latihan, kami sengaja menyempatkan juga untuk melatih mereka di saat terakhir KBM ini. Kami yakinkan bahwa mereka telah belajar dan berlatih selama 5 bulan, maka latihan ini pasti bisa mereka lewati. Hasilnya? Alhamdulillah, mereka mampu dan hasilnya tidak mengecewakan, lho.

Ulangan lain berhitung yang kami lakukan adalah ulangan praktik menghafal perkalian 6. Ya, ulangan yang saya nilai dari tindakan mereka menghafal di depan kelas dan didengarkan oleh teman-temannya. Sebenarnya kami belum tahu lagi sejauh mana keseriusan mereka menghafal perkalian 6. Namun karena komitmen kami, kami ingin melihat usaha mereka, sejauh mana.

Pada kesempatan tersebut, saya sengaja memanggil satu per satu (sekemauan mata saya dan hati saya memutuskan). Mereka siap. Kami meyakinkan mereka bahwa kami hanya ingin tahu sejauh mana, dan ketika belum mencapai batas minimal (70%) kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk menghafal kembali. Mereka terima deal itu.

Hasil keseluruhan ternyata amazing! Saya harus akui itu. Satu siswa saya yang saya tidak menyangka adalah Shella. Shella Shadilah namanya. Saya memanggilnya. Ia tanpa ragu maju. Kemudian setelah membaca Bismillah, ia mulai mengucapkan perkalian 6. Perlahan namun lancar. Alhamdulillah, ternyata Shella bisa mencapai 80%. Subhanallah! Kemudian Ali juga berani, Rafly juga 100% bisa menghafal perkalian 6, lalu Uwie yang malu-malu tapi oke ini juga bisa. Semuanya berani dan berhasil! Intinya hanya sekitar 3 siswa yang masih mencapai 40-50% saja. Hasil ini sungguh menggembirakan. Kami sangat senang mereka pun telah memberikan yang terbaik di hari akhir KBM Zubair. Kami sangat gembira. Tak ada kata terlambat untuk bersungguh-sungguh. Karena itulah intinya kita hidup. Bukan sekedar mimpi namun upaya itu tetap yang terpenting. Apalagi dengan doa, lebih baik lagi.

Oleh-oleh kecil ini sangat mengagumkan kami. Ini bukti bahwa mereka bisa selama mau mencoba.

Sampai jumpa, ya. Maafkan Bu Thia dan Bu Byah yang masih jauh dari sempurna, kami belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian semua. Namun ini yang kami lakukan. Segala sesuatunya kami nikmati agar kami mengerti arti keikhlasan. Kalian adalah yang terbaik. Kalian akan sukses selalu. Insya Allah!

Sukses selalu di kelas IV nanti. Ingat untuk selalu berbuat dan berdoa. Karena semua ini tiada lain tanpa karunia dari Allah SWT. Allah-lah yang TERBAIK.

Ucapan terima kasih

Pertama, kepada Allah SWT.

Kedua, kepada siswa/i zubair dan orang tua tercinta.

Kepada Kepsek, Wakasek, dan TU serta rekan sejawat.

Kepada Asisten saya, Siti Robiyah, S.Pd. (You are doing good, dear!)

Kepada Bu Sarni dan Pak Warno.

Salam Woqeh

Woqeh!

Thia & Byah, dkk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: